Rabu, 27 Juli 2022

Budaya Dunia vs Budaya Surga (Efesus 5:1-21)

"Budaya Dunia vs Budaya Surga"

Sadar atau tidak, sekarang manusia sudah mulai tenggelam dalam budaya duniawi. Beberapa hal yang bertentangan dengan Firman Tuhan malah dianggap biasa-biasa saja seperti yang saat ini terjadi dikalangan remaja dan muda-mudi yang menganggap hal biasa ketika mengucapkan kata anj*y, anjr*t, melakukan bodyshaming kepada temannya bahkan ada yang memakai pakaian tidak pantas dan ditampilkan di media sosial tanpa rasa malu. Budaya duniawi menawarkan hal-hal yang terlihat menarik tetapi ujungnya membawa kepada kebinasaan dan ingat bahwa dalam Yakobus 4:4 orang yang bersahabat dengan dunia adalah musuh Allah dan musuh Allah akan menghadapi murka Allah. Sebagai remaja Kristen kita harus ingat bahwa kita sudah dimerdekakan dan hidup menjadi warga kerajaan sorga so, sudah seharusnya kita hidup sesuai dengan budaya kerajaan sorga bukan lagi menjadikan alasan masih hidup di dunia untuk terbawa arus dunia. Budaya dunia memiliki standart memuaskan diri manusia tetapi membawa kepada kebinasaan sedangkan budaya surga memiliki standart yaitu Firman Tuhan dan membawa kepada kehidupan yang kekal. Efesus 5 memberi kita beberapa standart hidup sebagai anak terang yaitu menuruti perintah Allah (ay.1), Hidup dalam kasih (ay.2), Menjaga kekudusan hidup (ay.3),Menjaga perkataan (ay.4), Hati-hati dalam bergaul (ay.7, 1 Kor 15:33),Hidup dengan arif/bijak (ay.15), Mengunakan waktu dengan baik (ay.16), Berusaha mengerti kehendak Tuhan (ay.17b), Hidup di dalam pimpinan Roh Kudus (ay.18c), Tidak dikusai hawa nafsu (ay.18a,b), Senantiasa bernyanyi dan bersorak bagi Tuhan (ay.19), Selalu mengucap syukur (ay.20), dan Merendahkan diri (ay.21). Jadi, yokk generasi muda, jangan lupa jati diri kita sebagai warga kerajaan sorga/ sebagai anak-anak terang, sekalipun kita masih di dunia tetapi cara hidup kita harus menunjukan perbedaan dengan dunia ini.  

TUHAN YESUS MEMBERKATI. 

Selasa, 26 Juli 2022

Sertakan Tuhan Dalam Setiap Rencanamu (Yakobus 4:13-17)

"Sertakan Tuhan Dalam Setiap Rencanamu"

Perencanaan merupakan satu bagian penting dari hidup seseorang. Dengan perencanaan, hidup jadi lebih terarah untuk mencapai tujuan. Setiap orang pasti punya perencanaan misalnya ketika selesai dari bangku SMP dan ingin lanjut ke SMA pasti kita akan merencanakan dulu akan masuk ke SMA mana dan masuk ke jurusan apa, begitupun juga dengan yang baru tamat SMA dan akan kuliah. Kita semua pasti akan merencanakan hal-hal yang berkaitan dengan hidup kita. Contoh yang lebih sederhana lagi ketika kita bangun pagi pasti akan terpikirkan hari ini saya akan memakai ini, memakan ini, melakukan ini dan itu... Semua orang yang membuat rencana pasti mengharapkan keberhasilan dari rencananya sehingga berusaha keras dengan menggunakan kemampuannya, kepintarannya, bahkan harta yang dipunya supaya bisa berhasil tetapi seringkali lupa bahwa yang terpenting dari semuanya itu adalah melibatkan Tuhan. Hal ini pun sering terjadi di kehidupan kita orang-orang Kristen, terkadang kita merencanakan banyak hal tetapi lupa melibatkan Tuhan di dalamnya dan ketika kita gagal kita lalu menyalahkan Tuhan. Kita mungkin bisa merencanakan sesuatu tanpa melibatkan Tuhan dan berhasil tetapi keberhasilan tanpa keterlibatan Tuhan hanya akan menghasilkan kesombongan diri dan Amsal 21:4 mengatakan itu adalah dosa. Nats pagi ini mengingatkan kita bahwa kita manusia ini terbatas dalam mengetahui tentang hidup kita (Yakobus 4: 13-14, Amsal 27:1), karena itu penting untuk sertakan Tuhan ketika kita mau merencanakan sesuatu dan juga saat kita mau melangkah melakukannya sebab dengan demikian keberhasilan kita adalah keberhasilan yang memuliakan Tuhan karena Tuhan terlibat di dalamnya. 


Quote hari ini : "keberhasilan tanpa keterlibatan Tuhan hanya akan menghasilkan kesombongan diri."

Budaya Dunia vs Budaya Surga (Efesus 5:1-21)

"Budaya Dunia vs Budaya Surga" Sadar atau tidak, sekarang manusia sudah mulai tenggelam dalam budaya duniawi. Beberapa hal yang be...